“Bupati M Fadhil Arief Hadiri Acara Puncak Santri Ke 11 di Pondok Pesantren Irsyadul ‘Ibad”.

Suararakyatjelata.com, Untuk mengenang, menghormati, dan meneladani peran besar para kiai serta santri dalam merebut, mengawal, dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kamis,29/10 Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief menghadiri acara puncak Tasyakur Hari Santri Nasional Ke 11 tingkat Kabupaten Batang Hari bertempat di Pondok Pesantren Irsyadul ‘Ibad, Desa Simpang Kubu Kandang, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, Jambi.

Turut hadir jajaran Pemerintah, Kemenag Kabupaten Batang Hari, para Pimpinan, Pengasuh, Ustadz, dan Ustadzah dari berbagai pondok pesantren di wilayah Batang Hari serta ribuan Santri dan Santriwati yang ikut menyemarakkan jalannya rangkaian tasyakur dan upacara peringatan.

Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief, secara konsisten menekankan bahwa Hari Santri Nasional bukan hanya milik para santri semata, melainkan milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Santri sebagai alat mempererat tali persatuan.

“Hal ini krusial agar bangsa Indonesia, khususnya wilayah Kabupaten Batang Hari, tetap aman, nyaman, dan kondusif,” kata Bupati Fadhil Arief.

Selanjutnya, M Fadhil Arief menekankan pentingnya menjaga kesinergian antara ulama (pimpinan pondok pesantren) dengan pemerintah (umara).

“Kerja sama yang erat ini bertujuan untuk menyatukan visi dan misi dalam mewujudkan program Batang Hari Tangguh,” ungkapnya

Selaras dengan tema nasional, beliau menegaskan bahwa santri masa kini tidak hanya berkontribusi dalam hal pemahaman agama dan akhlak, melainkan juga harus siap menginspirasi, melek teknologi, serta ikut andil dalam pembangunan moral dan kemajuan daerah.

Bupati Fadhil Arief juga mendorong kemajuan pendidikan di pondok pesantren melalui langkah konkret, seperti Evaluasi Metode Belajar Peningkatan Mutu Pendidik melalui program pembekalan atau studi banding ke luar daerah.

Tujuan digelarnya Peringatan Hari Santri Nasional adalah guna meneladani semangat juang, keikhlasan, dan patriotisme santri dan ulama, Mengakui kontribusi historis pondok pesantren dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Mendorong peran santri dalam mengisi kemerdekaan melalui berbagai bidang pembangunan.@Yd,Yid,Yi dan Riles.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top