Tak Terima Dianggap Gadang Sarawa, “Dewan Janji Akan Segera Gelar Sidak SPAM PDAM Tirta Kahyangan”.

Suararakyatjelata.com, Nampaknya upaya aktivis tunggu negri Rawang membongkar dugaan kejanggalan tekhnis pengerjaan tiang pancang SPAM PDAM Tirta Kahyangan bakal didukung kuat oleh dewan yang sebelum ini sempat diragukan hak kontrollingnya, lantaran rumor diantaranya sudah masuk angin karena kencangnya lembaran yang dikipas oleh pelaksana.

Setelah Hardizal, S.Sos Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh menyayangkan kalau proyek dengan angggaran sebesar 33 M lebih itu diduga asal dikerjakan, hingga dimintanya kepada pihak APH agar bisa turun dan priksa semua yang terlibat dalam proyek itu dan DPRD akan segera turun kelapangan menindak lanjuti laporan masyarakat.

Kini, giliran Hutri Randa, SE,MSi Ketua DPRD Kota Sungai Penuh ikut bacikarau, dengan singkat dikatakannya bila benar terjadi kejanggalan pada tekhnis pengerjaan sebagaimana dugaan berkembang, maka demikian tak bisa ditolerir.

Ia juga mendesak Komisi terkait untuk segera bergerak dengan menggelar Sidak. “Iya, sekarang juga kita siap ikut turun lapangan, tergantung bagaimana Komisi terkaitnya,” singkat Hutri Randa Ketua DPRD Kota Sungai Penuh.

Hal senada juga disampaikan oleh Asfar Nasir anggota DPRD Kota Sungai Penuh, ditambahkannya pengerjaan SPAM mesti dipantau dan diawasi ketat, karena air bersih menjadi kebutuhan pokok masyarakat kerap terjadi persoalan besar di Kota Sungai Penuh selama ini.

“Ya, dalam waktu dekat dewan akan menggelar sidak terkait dugaan tekhnis pemasangan tiang pancang gedung. Hanya saja, rekan masih banyak yang capek dan tak masuk kantor karena baru selesai DL, maka terkesan lambat bergerak,” singkat Asfar Nasir yang dianggukkan oleh anggota dewan lainnya Indra Syaputra dan Zulhadri.

Sementara itu, Ketua Komisi III Bung Tole Ambon ketika dikonfirmasi Via HP menyampaikan bahwa terkait PDAM adalah kerja di komisi II yang diketuai oleh Fahrudin, sementara terkait PU baru kami komisi III.

“Selanjutnya kami koordinasikan dulu sama unsur Pimpinan kalau kato Pimpinan sidak kami siap Bang. Terima kasih atas informasinya,” singkat Bung Tole Ambon.

Dibagian lainnya, Fahrudin Ketua Komisi II ketika dikonfirmasi Via HP belum ada jawabannya, meski pesan dikirim conteng dua, dengan tetap positif thingking mungkin dirinya agih kepayah read-capek baru melaksana DL, atau juga sedang ada urusan penting terkait persoalan pribadinya sedang menghadapi putusan kasasi.

Untuk diketahui oleh Dewan dan APH, bahwa berdasarkan data yang ditemukan dilokasi pengerjaan ada puluhan tiang pancang telah digali atau dibor terbiar dan terbengkalai sampai berminggu lamanya tanpa langsung dicor oleh pelaksananya, hingga bisa berdampak fatal terhadap struktur bangunan nantinya. Sementara, menurut tekhis pekerjaan harus langsung dicor setelah digali.

Gambar dan Video terbengkalainya lubang telah dicor terbiar sampai berminggu lamanya siap diberikan, dan kebenaran dari apa yang disampaikan tersebut bisa ditanyakan langsung pada karyawan PDAM bertugas di Rawang yang berada dilokasi pekerjaan. Bersambung.@Yd,Yid,Yi dan Riles.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top