Daerah  

Pelaksana Pasar Beringin Dicecar Habis Oleh Dewan Terkait Penambahan Waktu & Lambannya Pengerjaan.

Suararakyatjelata.com, Tak tahan karena tak sedap menyaksi beberapa dugaan kejanggalan pengerjaan proyek senilai 48 M yang digelar didepan mata, Senin 27/7 dewan Kota Sungai Penuh terpaksa menggunakan lembaran disposisi sidak guna terjun langsung meninjau pengerjaan Pasar Beringin yang berada dipusat Kota Sungai Penuh.

Turut hadir Asisten I Setda Kota Sungai Penuh Dianda, Kepala Dinas Perdagangan Jumadil, Kasat Pol PP dan Damkar Dapri, serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Sidak dipimpin oleh Hardizal Wakil Ketua DPRD beserta Emrizal yang sama sama wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh juga turut didampingi oleh Ketua Komisi Tole Tus Tus bersama anggota DPRD Kota Sungai Penuh Aspar Nasir, Zulhadri dan sejumlah anggota dewan lainnya kian menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, rombongan dewan yang diturunkan dalam sidak ini termasuk luar biasa karena hampir ratanya jenis manusia cap mau yang dikenal pantang dilintas bayangannya bila itu sudah menyangkut perjuangan kepentingan bagi kemajuan pembangunan daerah dan masyarakat Kota Sungai Penuh dengan tuah sepakatnya membujur lalu melintang patah yang tau siragi bunga dan bisa menghidupkan sibatang layu.

Ditambah lagi, sejak awal sampai masa tarakinai read-kini pengerjaan Pasar Beringin masih kuat beredar rumor bahwa pelaksana setengah hati untuk menyelesaikan pengerjaan sampai tuntas dengan dugaan pelaksana hanya sebatas tertarik pada jenis pekerjaan strukturnya semata karena lumayan besar profitnya.

Tak heran, dalam sidak kali ini DPRD menyoroti lambannya progres pembangunan proyek yang dikerjakan oleh PT Cimendang Sakti Kontrakindo, meski masa pelaksanaan telah diperpanjang hingga Oktober 2026.

Dalam peninjauan di lokasi proyek, Hardizal mengaku geram melihat perkembangan pembangunan yang dinilai belum sesuai harapan, padahal kontrak pekerjaan sebelumnya telah berakhir dan kini memasuki masa perpanjangan. “Kami meninjau progres pembangunan Pasar Beringin bersama OPD terkait. Ada beberapa hal yang menjadi catatan kami. Proyek ini sudah habis masa kontraknya dan kini diperpanjang. Karena itu kami turun langsung untuk mengetahui kendala yang terjadi,” ketus Hardizal.

Tim Sidak meminta kontraktor segera mempercepat penyelesaian proyek agar target penyelesaian pada Oktober 2026 dapat tercapai. Menurut Hardizal, percepatan harus dilakukan tanpa mengurangi kualitas maupun spesifikasi pekerjaan.

Ia juga menegaskan agar pihak pelaksana menambah tenaga kerja yang profesional serta mengoptimalkan waktu pengerjaan sehingga proyek dapat diselesaikan tepat waktu..“Kami meminta pihak pelaksana bertanggung jawab penuh terhadap proyek ini. Jangan sampai perpanjangan waktu kembali berujung pada keterlambatan. Kualitas pekerjaan juga harus tetap terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan PT Cimendang Sakti Kontrakindo, Asep, terkesan masih tetap mencoba ingin mendayu dayu dengan alasan keterlambatan bukan disebabkan unsur kesengajaan. Menurutnya, terdapat pekerjaan tambahan yang harus diselesaikan, salah satunya pembangunan area parkir sepeda motor yang sebelumnya memerlukan persetujuan dari pemerintah pusat. “Tambahan pekerjaan tersebut menjadi salah satu penyebab waktu pelaksanaan bertambah. Kami menerima seluruh catatan dan masukan dari DPRD. Jika diperlukan, kami siap menambah tenaga kerja maupun jam kerja agar proyek dapat selesai sesuai target,” kata Asep kepada awak Media.

DPRD berharap seluruh pihak, baik kontraktor maupun organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dapat meningkatkan koordinasi sehingga pembangunan Pasar Beringin II dapat segera rampung dan dimanfaatkan oleh para pedagang serta masyarakat Kota Sungai Penuh.@Yd,Yid, Yi dan Riles.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top