ASN Terpaksa Aju Gugatan Cerai, “Tak Ingin Mendengar Suami Bersilantas Angan Lantunkan Bait Lagu House Madu Tiga”.

Suararakyatjelata.com, Ada ada saja tabiat ASN dimasa tarakinainya tanpa peduli uang payah dan bencana silih berganti melanda, tapi namanya makhluk aluih dikenal kerap menyeringai sampai ubun ubun tetap saja diutamakan lebih dulu.

Misteri ada apanya dong dan dang ding dong tersebut diduga tak luput melanda salah seorang pejabat dilingkup Pemkot Sungai Penuh. Wah ada apa pula ini, pasti seru carito kayaknya Kaw?

Jawabnya, iya seru! Bila sudah menyangkut Amoral, apalagi sampai mencantol nama Wako yang membekingi, maka harus dituntaskan karena siapapun tau bahwa pak Wako Sungai Penuh,Alfin paling benci terhadap bawahannya yang hoby basing carak dengan tabiat manjanya seperti perangai Mbah Surip kemana mana minta digendong enak dong.

Secara jujur, sampai berita ini ditayangkan redaksional Suararakyatjelata tidak mau tau dan takingin mengetahui siapa nama dan apa jabatan pejabat tersebut. Asalkan benar dan sumbernya layak dipercayai kita hajar terus sekaligus diharapkan bisa jadi pelajaran bagi yang lainnya agar kapok.

Pasalnya, perbuatan amoral tak sekedar bertentangan dengan aturan mengatur disiplin PNS, bahkan termasuk satu satunya perbuatan terbukti tak diterima oleh syurga sebagaimana penyebab sensitif pada alkisahnya Adam dan Hawa sampai berkecil hati ketika tercampak dari syurga hanya karena terlalu berhasrat ingin mendekati bendo katakan sajalah bernama kaciput sawah bersudut empat yang incut.

Menurut info salah seorang sumber yang layak dipercayai lantaran tak tahan lagi menyaksikan tabiat suami yang sudah seperti orang kerasukan setiap ditanya hal terkait hubungannya dengan janda aduhainya juga berstatus ASN.

Sementara, kemana mana tempat dirinya curhat read-mengadu terkesan tak ada seorangpun yang berpihak padanya. Malah, sang suami semakin terlihat melebihi tabiatnya lelaki durjana terhadap isteri dan anak anak ketika berada dirumah.

Hingga, sang isteri mengambil sikap tak ada pilihan lain kecuali mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama Sungai Penuh, ketimbang tiap waktunya harus mendengar suami bersilantas angan melantunkan bait lagu house dangdut berjudul Madu Tiga. “Ya, pengakuan isterinya telah mengajukan gugatan ke PA Sungai Penuh karena tak tahan menyaksi perbuatan suami,” kata sumber.

Ia juga menyampaikan bahwa sang isteri telah dua kali mengikuti sidang perceraian yang diajukannya di Pengadilan Agama.

Menurutnya lagi, pantas disebut bahwa kondisi yang dialami oleh si isteri tak ubahnya seperti sudah terjatuh ditimpa pula tangga, karena tak seorang peduli terhadap nasibnya terzolimi. “Tentu, terhadap Pemkot Sungai Penuh terutama pihak BKSDM diharapkan untuk bisa peduli sekaligus menuntaskan persoalan tersebut,” ungkap sumber.

Sampai berita ini ditayangkan, pihak yang berkompeten belum sempat dihubungi, karena redaksional masih terfokus pada nasib sang isterinya yang terpaksa mengadu dan berkeluh kesah pada pihak Pengadilan Agama Sungai Penuh, bersambung.@Yd,Yid,Yi dan Riles.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top