Suararakyatjelata.com, Upaya serius Jaafar Ahmad selaku Rektor dalam meluncur misi IAIN Kerinci Menuju UIN Kerinci sebagai satunya Universitas Negeri yang ada di Kerinci dan Kota Sungai Penuh, nampaknya tidak main main dan bakal membuah hasil.
Berbagai pembenahan dan peningkatan tak henti digelar oleh pihak kampus termasuk menggelar kolaborasi sekaligus mendapat dukungan dari Pemerintah daerah Sealam Kincai yakni Pemkab Kerinci dan Pemkot Sungai Penuh termasuk Pemrov Jambi.
Bahkan, pihak kampus beserta mahasiswa dan mahasiswi saling menunjukkan debut agar IAIN Kerinci dimasa tarakinai read-kini agar IAIN Kerinci dengan segala aktifitas dan prestasi ditorehnya pantas dinilai layak menyandang status Universiras Islam Negeri Kerinci.
Dikabarkan, setelah melalui perjalanan panjang dibidang akademik, akhirnya Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si, akhirnya Rektor IAIN Kerinci itu mencapai grit terpuncak resmi menyandang jabatan akademik Profesor/Guru Besar dalam bidang Ilmu Politik dan Sosial Budaya.
Kepastian Jafar Ahmad menyandang gelar Guru Besar setelah dirinya menjalani proses Uji Kompetensi Jabatan Akademik Dosen sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Nomor 19604/M/KPT.KP/2026 tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen.
SK tersebut ditetapkan di Jakarta pada 10 Agustus 2026 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Dalam keputusan itu disebutkan bahwa terhitung mulai 1 Agustus 2026, Jafar Ahmad dinaikkan jabatan akademiknya menjadi Profesor/Guru Besar pada bidang Ilmu Politik dan Sosial Budaya.
Diterbitnya SK terbaru, perjalanan akademik tak sekedar jadi kebanggaan bagi Jafar Ahmad yang telah resmi menyandangi Profesor/Guru Besar, tapi juga menjadi kebanggaan besar bagi pihak kampus serta mahasiswa wi beserta almameter IAN Kerinci.
Seiring dengan itu, nama besar IAIN Kerinci kembali lagi bergema ditingkat nasional dengan terpilihnya Sofia Adinda, mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebagai Brand Ambassador Koperasi yang digelar Kementerian Koperasi Republik Indonesia bersama Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN).
Brand Ambassador Koperasi Gen Z adalah program pemacu keaktifan generasi muda untuk memajukan dan memperkenalkan dunia koperasi di Indonesia yang diselenggarakan oleh DEKOPIN (Dewan Koperasi Indonesia) bersama Kementerian Koperasi dan UKM. Diketahui, bahwa Sofia Adinda berhasil menyisihkan rivalnya dari 40 finalis Brand Ambasador Koperasi 2026.
Tujuannya mengajak anak muda kreatif dan komunikatif agar koperasi tidak dipandang sebelah mata atau dianggap kuno, sekaligus Membangun Kesadaran dengan Memperkenalkan nilai gotong royong dan manfaat koperasi kepada sesama generasi muda, serta Menjadi wajah representatif koperasi dalam berbagai kegiatan kampanye digital maupun nasional.
Debut dan prestasi yang telah ditoreh tersebut wujud dari komitmennya instrumen berada dalam wadah IAIN Kerinci dalam membangun, memajukan dan mengembangkan status bahwa mahasiswa IAIN Kerinci mampu bersaing sekaligus mengambil peran dalam program berskala nasional.Amin semoga.@Yd,Yid,Yi dan Riles.












