M Tabik Khwatirkan Kualitas Pengerjaan Oplah Koto Lebuh Tinggi Sulak.

Suararakyatjelata.com, Nampaknya, para aktivis yang disebut sebut lagi tiarap disetiap penjuru dan sudut pelosok negri sealam Kincai tak mau lagi tinggal diam terkait banyaknya jumlah paket P3AI dan Oplah dikerjakan asal jadi di Kerinci, Provinsi Jambi sebagaiman rutin ditayangkan dimedsos.

Kali ini, Aprizal DPT yang kerab dipanggil dengan sebutan guyonnya M Tabik salah seorang aktivis dari negri Koto Lanang angkat bicara menyangkut beberapa hasil temuannya pada proyek Oplah Tahun 2026 dikerjakan oleh Gapoktan Maju Bersama Desa Koto Lebuh Tinggi Siulak, Kabupaten Kerinci.

Berdasarkan hasil investigasi langsungnya di lokasi pengerjaan, M Tabik menemukan beberapa kejanggalan dan pengerjaan fatal dari mestinya pembangunan bagi mendukung sektor pertanian di Kerinci.

Menurutnya, selain proyek dikerjakan secara tak beraturan menurut tekhnisnya tampa ada beda mana kawasan lebih tinggi dan rendahnya hingga pengairan bisa lancar mengalir, bahkan pengerjaannya juga terkesan asal jadi.

“Pantas disebut, proyek Oplah Desa Koto Lebih tinggi tak layak diterima sebagai bentuk upaya Pemerintah dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional, karena pengerjaannya tak lebih seperti proyek tigo suku,” ungkap M Tabik.

Kenapa sampai hatinya disebut demikian? Kata M Tabik, karena pada ruas bangunan yang baru selesai dibangun sudah terlihat genangan air menguning kecoklatan dan sedikit berminyak.

Menurutnya, diduga keras genangan air tersebut adalah air sawah yang merembes melalui celah lantai maupun dinding bangunan yang dibangun asal jadi.

“Rembesan air tersebut merupakan bentuk kesalahan fatal sewaktu pengerjaan lantai ataupun dinding bangunan, bisa jadi karena lantainya tipis dan juga bisa jadi tidak menyatu antara coran dinding dengan dasar lantai bangunannya, hingga terjadi rembesan air sawah kedalam ruang pengairannya,” terang M Tabik.

Kondisi tersebut, tambahnya telah membuat keresahan masyarakat awam setempat dengan penuh tanya didalam hati ada apa pula ini, biasanya irigasi fungsinya bagaimana bisa mengaliri air kedalam sawah tapi kenyataannya air sawah yang merembes kedalam bangunan pengairan.

Ia juga berharap agar kejanggalan pengerjaannya segera mendapat tindakan dari pihak balai dengan sanksi keras supaya dibangun kembali oleh kelompok Gapoktan Maju Bersama Koto Lebuh Tinggi.

“Ya, diduga pengerjaan Oplah Desa Koto Lebuh Tinggi merupakan salah pengerjaan terburuk di Kabupaten Kerinci 2026. Selain menjadi catatan merah, proyek ini juga jadi bagian utama akan dilapor nantinya,” pungkas M Tabik dengan menggerakkan badannya terlihat sedikit bungkuk uding read-sabit.@Yd,Yid,Yi dan Riles.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top